Detail Cantuman Kembali
Studi Parameter Fisika Kimia Oseanografi Akibat Penaikan Massa Air di Perairan Selatan Jawa Bali ...
Upwelling didefinisikan sebagai fenomena naiknya massa air dari lapisan dalam menuju ke lapisan yang lebih dangkal atau sampai ke permukaan. Massa air dari lapisan dalam ini kaya akan unsur hara, dingin dan mengandung kadar oksigen yang rendah. Daerah Upwelling ditandai oleh suhu rendah, salinitas yang relatif tinggi, dan kandungan unsur hara yang tinggi, karena massa air yang naik menganngkat zat hara dari lapisan bawah ke lapisan atas. Upwelling menyebabkan perubahan pada lapisan termoklin. Lapisan termoklin akan bergerak ke lapisan atas akibat desakan air dari lapisan bawah. Laut memiliki stratifikasi massa air secara vertikal yaitu air di lapisan dalam mempunyai suhu rendah, salinitas dan kandungan unsur hara yang tinggi serta densitas yang tinggi. Perbedaan sebaran densitas disebabkan oleh perbedaan suhu dan salinitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari parameter oseanografi akibat adanya penaikan massa air di perairan selatan Jawa-Bali pada musim timur dan musim barat. Dengan melihat sebaran pada musim timur yang diduga terjadinya upwelling. Berdasarkan analisa sebaran melintang pada setiap parameter oseanografi yang dilakukan dua musim pada perairan selatan Jawa-Bali. Sebaran suhu pada musim barat berkisar antara 26,0 - 28,0°C dan musim timur berkisar antara 24,0 - 27,0°C. Salinitas pada musim barat berkisar antara 33,8 - 34,20 Psu sedangkan salinitas pada musim timur berkisar antara 20,0 - 21,0 dan musim timur berkisar antara 22,0 - 23,0. Pada musim timur angin yang bertiup adalah angin muson Timur - Tenggara. Hal ini mengakibatkan poros Arus Khatulistiwa Selatan bergeser ke Utara. Secara umum suu lebih rendah dan salinitas permukaan lebih tinggi dibanding musim barat. Akibat tiupan angin ini, maka upwelling terjadi pada sisi Utara daerah penelitian. Pada sebaran stabilitas statis juga terlihat pada musim timur terjadinya penurunan daripada musim barat. Yaitu pada transek C di perairan selatan Bali yang disebabkan berubahnya lapisan termoklin dan haloklin di daerah tersebut.
625.00.93 Ria S
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2000
Surabaya
vii, 71 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...







